-->

Sabtu, 03 Oktober 2015

Kebudayaan & Kepribadian

Sebenarnya saya kurang puas mengulik ‘soft-skill’ saya pada bidang Ilmu sosial dasar dengan materi ini, jika hanya di tugaskan memaparkan apa itu “ini” dan apa yang di maksud dengan “itu”.


Demi menghindari ‘kebudayaan’ melakukan copy-paste informasi orang lain,

maka jika informasi yang anda cari, begini caranya:

1.       Buka browser anda

2.       Ketik ‘google.com’ pada url 

3.       Ketik “Kebudayaan dan Kepribadian”

4.       TADAAAA ^^ silahkan di baca. 



 
informasi berserakan

 Tidak dapat di pungkiri, saya hanya mahasiswi yang sedang menggapai nilai. Jika komando dosen seperti ini maka baiklah, saya akan tetap memiliki juga informasi tentang “Kebudayaan dan Kepribadian”. Saya akan jabarkan sesuai 'kepribadian' saya memahami materi ini.
 

 Sekali lagi, kalau informasi saya kurang lengkap untuk publik, masih banyak blogger yang menerangkan materi ini, dari Universitas yang sama. Terimakasih teknologi.Semoga bermanfaat!
------------------------------------------------------------------------------------------

Minggu, 17 Mei 2015

Dare to be Friends?


First of all, I'm the girl in the swimsuit - not the one in bikini, I'm in a black shirt looking swimsuit (I don't really know what you really call mine). Called me Vae
and
WELCOME TO MY BLOG
This blog also happens to be my college assignment, FYI. I'm commanded to find some foreigners and have conversation with them. So where can find foreigners or tourists easily and randomly start a conversation? Bali. Why? The answer is on our conversation bellow. Check this one out baby!

MEET CAROLINA




That time we went to Sanur and thought about randomly to talk to tourist there. My friend, Sekar had started the conversation, she was the one saying "hi" first and the one who set us up to finally get into this conversation.

Me: Hiiiii! Whats up?!
Her: Hi! Are you her friend?
Me: Yes, I'm Evalina
Her: *pointed me* Evalina? *pointed herself* Carolina :)
Me: So where you from?
Her: I'm from Netherland but I live in London now. How about you?
Me: I'm from Jakarta, its the capital city.
Her: Right, how did you get here?
Me: By train.
Her: Really? All the way here just by train? How long does it take?
Me: I mean we took train from Jakarta to Malang for a transit, and continue by train to Banyuwangi and we took the 'Fery' boat to cross the island. The whole journey takes us 3 days to finally reach Denpasar,Bali.
Her: Sh*t! 3 days? geez man
Me: Yeah we're trying to be backpackers.We went by the cheapest way, well yeah I got my bump cramped. lol. So are you here for holidays? Did you come here alone?
Her: It's sort of a tour across Asia hehe, been to few countries before this and will continue to visit other country. And I came here with my boyfriend. Any of you been to other country?
Me: Wow you must be rich. I stayed in Melbourne throughout high school year. Umm why Bali? how do you like Bali?
Her: Haha, thats pretty much our saving,it was supposed to be our wedding budget, but we somehow ended up spending it for this.Well I like beach. it is nice, beautiful place, we've been to Ubud too and stayed for couple of days and I like the village view over there.
Me: Aww, still it is the best thing to do with couple,travel together. So,how about Kuta?
Her: Yeah it nice to enjoy drinking beers there.
Me: Do you go clubbing there?
Her: Nah, I don't really like clubbing. I tend to enjoy my self with the beaches here.
Me: So its been a while you left your country and even your hometown. Do you miss London? or Do you miss Netherland more?What do you miss, the weather?
Her: London is freezing. I miss the bear in Netherland. In my hometown, we live close to the forest and sometime you would see a bear. Do you miss melbourne? Who did you stay with?
Me: You miss the bear? haha. I miss the winter and the night live in Melbourne. My parents live over there now, so yeah I stayed with them that time.
Her:The winter? but you have the nice and warm weather here. In my country, it gets too hot when summer.
Me: But here is tropical, i prefer the 4 seasons-country. To be honest, I'm not a big fan of beaches. I don't want to get tanned, well don't want to get more tanned. I tend to use whitening skin product though. Pretty much of us do that.
Her: O yeah, I heard about that opposite thing compare to western, we prefer to have your tanned skin. Isn't your type of skin seldom to get the skin cancer, right?I like your skin
Me: Thanks, I wish that I can have color eyes like yours. I like them. Oh yeah I'm sorry, didn't mean to be rude or anything, I hope that we're not interrupting your relaxation.
Her: No no no, not at all. its nice to know you all, cool chat.
Me: And yeah, thank you because you also help us improving our English :)
Her: My pleasure :)
Me: Hope to see you again in other chances, perhaps in different country.

Minggu, 19 April 2015

Jalan Kaki Bebas Pegal di Legian, Bali



Parkir dulu yuk kendaraan kita! Mulai deh peduli kesehatan dari hal kecil, sekarang waktunya ngebalikin budaya jalan kaki.  Untuk itu saya memilih Bali untuk liburan jeda semester kuliah, yang pada akhirnya bisa menerapkan budaya jalan kaki kembali tanpa mendapatkan keluhan dari temen- temen yang biasanya ngeluh kecapean padahal baru jalan sebentar. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya jalan-jalan di Legian, Kuta, Ubung - Bali.
 




Jalan Legian adalah jalan utama yang menghubungkan Kuta dengan Seminyak di Bali, Jalan ini adalah jalan yang dilewati untuk menuju ke pantai kuta.Di Jalan legian ini tidak pernah sepi pengunjung dan banyak dijumpai turis mancanegara. Jangan dulu takut pegal atau kelelahan, karena jangan kaget kalau di sekitar legian banyak sekali yang menawarkan 'massage' (pijat) dan mata anda akan dimanja dengan jalanan yang dibuat dengan paving block dan toko kecil yang menjadi ciri khas Jalan Legian bak bukan di Indonesia karna majoritas yang berjalan kaki disana pun kebanyakan wisatawan asing,lumayan lah cuci mata. Legian yang dipenuhi dengan toko, berdominan menjual pakaian, souvenir, dan peralatan olahraga air seperti surfing.



Legian sangat terkenal sekali dengan kehidupan malamnya, pengunjung disana lebih ramai mengunjungi legian pada malam hari ketimbang saat siang hari, sehingga di legian ada banyak sekali berbagai macam club, bar dan pub. Tetapi saya tidak pergi clubbing pada saat itu karena liburan saya pun tidak berasuransi, dikhawatirkan jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan,dan minim budget juga sih, jadi cuma bisa duduk manis :) 

  

Beberapa Bar yang terkenal di Jalan Legian adalah;
 
Disini banyak tourist yang bebas memasuki bar semacam diatas , dan dengan tempat yang terbuka para pelayan menawarkan menu yang menggiur kepada setiap tourist , dilegian ada banyak bar dan penjual seperti penjual sandal , tas , dan aksesoris lainnya .

Biasanya daerah ini sebagian besar diminati “TOURIST”' karena mereka menganggap didaerah LEGIAN adalah tempat yang lumayan murah, namun bagi wisatawan LOKAL harga disekitar daerah tersebut lumayan melambung.



Dijalan legian inipun ada beberapa macam restaurant dan café.Mulai dari restaurant makanan daerah sampai restaurant cepat saji seperti Kfc, McDonald.Ada juga beberapa café terkenal disana yaitu Hard Rock Café dan Starbucks Coffee.











Ada beberapa banyak macam hotel dan penginapan murah untuk pengunjung di legian.Mulai dari harga 100 – 500 Ribu Rupiah permalamnya. Di Legian juga ada banyak macam studio tattoo dan barbershop.


Pada 12 Oktober 2002, ada kejadian memilukan di legian. terjadi bom bunuh diri di Paddy's Bar. Bom ini bertujuan menyerang wisatawan mancanegara, namun kenyataannya juga memakan korban warga Indonesia sendiri. Tercatat 202 korban jiwa dan 209 orang luka-luka atau cedera, Kini monumen peringatan didirikan di ground zero, dengan memuat nama korban peristiwa terorisme tersebut.

Sangat terekomendasi  bagi anda kaum muda yang sudah terlalu memanjakan diri anda dengan (biasanya) motor. Pijakan dan mulailah melangkah sembari berlibur di Legian dan nikmati sunset di Kuta.




Sumber: